Masa aksi LMND sedang berorasi
Jakarta – Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) bersama sejumlah struktur LMND di Jakarta menggelar aksi demonstrasi dengan menyerukan “Pendidikan Gratis Sekarang Juga”.
Aksi tersebut mendesak pemerintah segera merealisasikan pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis sebagai hak seluruh rakyat, menyusul pernyataan Presiden Prabowo Subianto terkait pendidikan gratis di sekolah negeri hingga perguruan tinggi negeri.
Aksi melibatkan EN-LMND, Eksekutif Wilayah LMND DKI Jakarta, Eksekutif Kota LMND Jakarta Timur, dan Eksekutif Kota LMND Jakarta Selatan.
Ketua Umum LMND Claudion Kanigia Sare mengatakan, pendidikan gratis merupakan tanggung jawab negara yang harus diwujudkan melalui kebijakan konkret, bukan sekadar menjadi janji.
“Pendidikan gratis harus diwujudkan sekarang juga, bukan sekadar menjadi janji yang terus ditunda. Negara wajib menjamin setiap rakyat mendapatkan pendidikan yang berkualitas tanpa terbebani biaya,” kata Claudion, Senin (29/9) kemarin.
Sementara itu, Ketua Eksekutif Wilayah LMND DKI Jakarta sekaligus Koordinator Umum Aksi, Reden Abdul Karim Ginting, mengatakan pendidikan gratis tidak cukup hanya dengan menghapus uang sekolah dan uang kuliah.
Menurutnya, pemerintah juga harus menjamin kesejahteraan guru dan dosen, meningkatkan mutu pendidikan, memeratakan infrastruktur, serta memperkuat beasiswa dan bantuan biaya hidup mahasiswa.
“Pendidikan gratis harus benar-benar dirasakan oleh seluruh rakyat, bukan hanya menjadi slogan,” ujar Reden.
Dalam aksi tersebut, LMND menyampaikan tuntutan utama berupa “Wujudkan Pendidikan Gratis, Ilmiah, dan Demokratis sebagai Hak Rakyat!”.
Tuntutan itu dijabarkan dalam tujuh poin, yakni menyejahterakan guru dan dosen, meningkatkan mutu pendidikan nasional, mewujudkan kurikulum pendidikan kerakyatan, memeratakan akses dan infrastruktur pendidikan, menjamin pendidikan berkualitas dan merata, memperkuat beasiswa serta bantuan biaya hidup mahasiswa, dan mengawal anggaran serta pelaksanaan pendidikan gratis.
LMND juga menilai kebijakan pendidikan gratis harus didukung pembiayaan yang memadai, pelaksanaan yang transparan, serta pengawasan yang berkelanjutan.
Selain akses pendidikan, LMND mendorong penyelenggaraan pendidikan yang ilmiah dan demokratis dengan menjamin kebebasan akademik, pengembangan ilmu pengetahuan, serta partisipasi masyarakat dalam menentukan arah pendidikan nasional.
Melalui aksi tersebut, LMND mengajak mahasiswa, pelajar, guru, dosen, tenaga kependidikan, orang tua, dan masyarakat untuk bersama-sama mengawal realisasi pendidikan gratis, ilmiah, dan demokratis.
“Pendidikan adalah hak rakyat. Wujudkan pendidikan gratis sekarang juga,” tegas LMND. (Tim/Red).
