News

PWM Malut Fokus Pendampingan dan Peningkatan Penjaminan Mutu Sekolah Muhammadiyah di Halteng

Sebarkan:

 

Foto bersama usai giat pendampingan dan penjaminan mutu sekolah 

Halteng, ST - Pengurus Pimpinan Wilayah Muhamamdiyah (PWM) Maluku Utara melakukan pendampingan dan upaya peningkatan keunggulan sekolah serta meningkatkan penjaminan mutu Sekolah muhammadiyah di Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng). 

Turut hadir, Wakil Ketua PWM Maluku Utara Bidang Pendidikan, Dr. Karman La Nani, M.Si bersama Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) dan Pendidikan Nonformal (PNF), Drs. Karim Merua, MH. 

Kegiatan yang dilaksanakan, di SMK Peternakan Muhammadiyah, Desa Waleh, Halteng, pada Minggu (11/01/2026), diikuti 8 peserta, terbagi 3 guru dan 1 Kepala sekolah SMK Peternakan Muhammadiyah, dan 3 guru dan 1 Kepala sekolah SMP Muhammadiyah, Patani, Halteng. 

Dalam sambutannya, sekertaris Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Maluku Utara Drs. Karim Merua, M.H, mengharapkan kepada guru agar dapat membantu kepala sekolah untuk melaksanakan semua program sekolah, menciptakan suasana sekolah yang menyenangkan bagi siswa dan orang tua atau masyarakat. 

Sementara, Wakil Ketua PWM Muhammadiyah Maluku Utara, Bidang Pendidikan, Dr. Karman La Nani, M.Si, dalam pemaparan materinya, menegaskan agar sekolah Muhammadiyah dapat:

1. Membentuk panitia penerimaan siswa baru mulai dari saat ini dan berlaku untuk 3 tahun ke depan. Agar mereka dapat menyiapkan rancangan dan perencanaannya secara matang. 

Menurutnya, beberapa usaha yang dapat disiapkan seperti melibatkan Alumni yang sudah sukses membuat testimoni, mengundang sekolah penopang dibawahnya untuk mengikuti ekstrakurikuler di Sekolah, memberikan hadiah kepada siswa yang berprestasi.

"Dengan melibatkan ketua komite, ranting dan cabang serta PDM untuk sosialisasi sekolah, dan lainnya yang menarik minat masyarakat, mempublikasi seluruh kegiatan sekolah, prestasi siswa dan pemberian beasiswa melalui media seperti Facebook, tiktok, Instagram, video dan sejenisnya," ujarnya. 

2. Menghidupkan kegiatan Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM), Tapak Suci, dan Hizbul Wathan (HW) sebagai ciri sekolah Muhammadiyah 

3. Mengeluarkan Dana Ta'awun siswa dan Guru sebagai infak dan sadakah siswa dan guru dalam dakwah keagamaan. Semoga mendapatkan keberkahan Allah SWT.

4. Menciptakan brending sekolah yang kuat, dan konsisten disetiap waktu melalui sejumlah media yang ada. 

5. Membuat kegiatan ekstrakurikuler lintas sekolah di kecamatan, dan atau kabupaten.

6. Mengikutkan guru dan siswa dalam pelatihan keterampilan yang dapat menunjang kompetensi dan pengalamannya dalam mengajar dan belajar.

7. Mengadakan ayam petelur dan ayam potong agar kandang ayam petelur yang dapat menampung 826 ekor dapat menghasilkan anggaran yang mensejahterakan guru dan masyarakat sekolah

Diakhir materinya, Dr. Karman menegaskan kepada kepsek agar dapat berkoordinasi dengan Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM), Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM), PWM dan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah sehubungan dengan pengembangan sarana dan prasarana sekolah. (Tim/Red). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini