News

Peringati HUT RI Pulau Makian Tak Meriah, Dinilai Pemerintah Kecamatan Tidak Mampu Bangun Kordinasi

Sebarkan:

 

Muhajir M. Hi. Jidan, Mahasiswa asal desa Waikyon

Halsel, ST - Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pulau Makian, Kabupaten Halmahera Selatan, mendapat sorotan tajam dari kalangan mahasiswa.

‎Mahasiswa asal Desa Waikyon, Muhajir M. Hi. Jidan, menilai Pemerintah Kecamatan Pulau Makian belum menunjukkan kemampuan koordinasi yang maksimal dalam menyambut momentum kemerdekaan. Pasalnya, kegiatan yang terlihat lebih dominan hanya baris-berbaris yang melibatkan pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK.

‎Muhajir menilai kondisi tersebut cukup memprihatinkan. Menurutnya, apabila peringatan HUT RI hanya didominasi kegiatan pelajar, maka suasananya justru terkesan seperti kegiatan organisasi atau lembaga pendidikan tertentu.

‎“Jangan sampai masyarakat melihat ini seperti HUT PGRI, bukan HUT RI. Karena yang terlihat hanya pelajar yang dilibatkan dalam baris-berbaris, sementara unsur masyarakat lainnya hampir tidak terlihat,” tegas Muhajir, Minggu (09/08/2026). 

‎Ia menekankan bahwa keterbatasan anggaran tidak semestinya dijadikan alasan untuk mematikan semangat perayaan kemerdekaan. Menurutnya, Camat memiliki ruang untuk membangun koordinasi dengan pemerintah desa, pemuda, PKK, PGRI, tokoh masyarakat, organisasi kepemudaan dan unsur masyarakat lainnya.

‎Muhajir bahkan mempertanyakan mengapa PKK sebagai salah satu unsur penting dalam kehidupan sosial masyarakat tidak terlihat mengambil bagian dalam kegiatan HUT RI di tingkat kecamatan.

‎“Kalau anggaran terbatas, jangan berpikir semua kegiatan harus menggunakan anggaran pemerintah. Ada semangat gotong royong. Camat bisa mengundang kepala desa, PKK, pemuda, tokoh masyarakat dan organisasi lainnya untuk duduk bersama menyusun kegiatan yang sederhana tetapi meriah,” ujarnya. 

‎Menurutnya, kemampuan seorang Camat tidak hanya dilihat dari pelaksanaan administrasi pemerintahan, tetapi juga dari sejauh mana pemerintah kecamatan mampu menggerakkan dan menyatukan berbagai elemen masyarakat dalam momentum penting seperti HUT Kemerdekaan.

‎Ia berharap Pemerintah Kecamatan Pulau Makian tidak pasif dalam menghadapi momentum nasional tersebut. Sebab, HUT RI merupakan kesempatan untuk membangun persatuan, mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan semangat nasionalisme masyarakat, terutama generasi muda.

‎“Kami tidak meminta kegiatan yang mahal atau mewah. Kami hanya meminta pemerintah kecamatan hadir dan mampu menggerakkan masyarakat. Kalau koordinasinya kuat, dengan anggaran terbatas pun HUT RI bisa tetap meriah,” kata Muhajir.

‎Muhajir juga meminta Pemerintah Kecamatan Pulau Makian melakukan evaluasi terhadap pola pelaksanaan kegiatan HUT RI agar pada tahun-tahun berikutnya seluruh unsur masyarakat dapat dilibatkan secara proporsional.

‎Ia menegaskan, kritik tersebut merupakan bentuk kepedulian mahasiswa terhadap daerah dan bukan semata-mata untuk menyerang pribadi Camat.

‎“Ini kritik untuk perbaikan. Kami ingin HUT RI di Pulau Makian benar-benar menjadi pesta rakyat yang melibatkan semua unsur, bukan hanya pelajar,” tutupnya. 

Hingga berita ini ditayangkan, Pemerintah Kecamatan masih dalam upaya konfirmasi awak media. (Tim/Red). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini