News

Sikapi Isu BBM, LMND Malut Himbau OKP dan Masyarakat Selalu Jaga Situasi Kamtibmas

Sebarkan:

 

Sekretaris LMND Malut, Hardi Rasid

Ternate, ST - Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW-LMND) Provinsi Maluku Utara (Malut) mengajak kepada seluruh pengurus, anggota, masyarakat dan Organisasi Kepemudaan (OKP) lainnya untuk tidak terpengaruh dengan isu bahan bakar minyak (BBM) dan isu sosial ekonomi lainya. 

Sekretaris EW-LMND Malut, Hardi Rasid, menyampaikan bahwa dalam rangka menyikapi dinamika isu BBM dan isu-isu sosial lainnya yang terjadi saat ini agar tidak terpengaruh dan terus menjaga keutuhan dan persatuan. 

"Saat mengajak dan menghimbau kepada masyarakat terkhususnya kepada pengurus dan anggota yang tergabung dalam organisasi LMND serta rekan-rekan OKP lainya untuk tidak terpengaruh dengan isu-isu liar yang memecah belah keutuhan dan persatuan kita semua," ujar Sekwil LMND, dalam keterangan resmi yang diterima awak media, Sabtu (11/07/2026). 

Hardi juga mengajak agar bersama-sama mengawal, menjaga dan memelihara serta menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang aman, damai dan sejuk. 

Hal senada juga disampaikan Evelin F. Pinoke, selaku mantan Ketua EW-LMND Malut, menyampaikan dalam rangka menyikapi dinamika isu BBM dan isu-isu sosial lainnya yang terjadi saat ini agar tidak terpengaruh. 

Dalam menyikapi berbagai isu yang menyebar ini, Evelin, menghimbau selalu menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif dan tidak mudah terprovokasi, demi keutuhan dan persatuan masyarakat Maluku Utara yang aman dan damai. 

Aktivis perempuan satu ini juga menekankan bahwa peran tokoh masyarakat dan OKP sangat penting dalam menyikapi isu-isu yang berkembang saat ini, baik isu nasional hingga isu-isu kedaerahan. 

"Sinergi yang terjalin dengan baik menjadi kekuatan utama dalam meyikapi berbagai persoalan yang terjadi saat ini, olehny itu, kami berharap segala sesuatu yang di sikapi harus dipandang penuh kebenarannya," tandasnya. (Tim/Red). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini