Dalam kegiatan tersebut, Sultan Ternate menyerap berbagai aspirasi masyarakat sekaligus menjelaskan fungsi dan peran DPD RI sebagai lembaga perwakilan daerah.
Hidayatullah Syah menegaskan bahwa reses merupakan agenda rutin anggota legislatif, baik DPR maupun DPD, untuk turun langsung ke daerah pemilihan. Melalui kegiatan ini, para wakil rakyat dapat mendengar secara langsung aspirasi, keluhan, serta kebutuhan masyarakat.
“Yang kami harapkan, setiap temuan di tengah masyarakat dapat ditindaklanjuti oleh DPR RI dan pemerintah. Karena DPD hanya bisa menyampaikan, tidak memiliki kewenangan untuk mengeksekusi,” ujarnya.
Ia juga menekankan perbedaan peran antara DPD dan DPR RI. Meski memiliki keterbatasan kewenangan, menurutnya anggota DPD tetap dapat berkontribusi melalui komunikasi dan advokasi kepada pemerintah pusat.
“Saya sering bertemu berbagai pihak untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat agar mendapatkan kemaslahatan,” katanya.
Sebagai contoh, ia menceritakan pengalamannya saat bertemu dengan Ali, di mana ia mengusulkan agar tiga putra daerah Maluku Utara diterima sebagai taruna Akademi Angkatan Laut.
“Saya datang selaku Sultan Ternate, bukan hanya sebagai anggota DPD,” tegasnya.
Kegiatan reses di Kelurahan Kalumpang ini merupakan kali kedua digelar di lokasi yang sama. Kehadiran Sultan Ternate pun mendapat apresiasi dari masyarakat setempat.
Imam Masjid Kelurahan Kalumpang, Erwin Umsan, menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan, termasuk bantuan pada periode sebelumnya.
“Pada reses pertama, bantuan yang diberikan telah dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan dan kelengkapan masjid,” ungkapnya.
Kegiatan reses tersebut juga dirangkaikan dengan acara bertema Blasmusik atau Kampung Musik, yang menambah suasana kebersamaan antara Sultan dan warga.
Melalui kegiatan ini, diharapkan aspirasi masyarakat Kelurahan Kalumpang dapat tersampaikan dengan baik dan menjadi perhatian pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. (Tim/Red).
