Tim SAR gabungan telah evakuasi korban dirumah
Morotai, ST - Satu pemuda asal desa Meti Kabupaten Halmahera Utara yang sempat hilang akibat terseret ombak di Pantai Desa Bido Kabupaten Pulau Morotai bersama dua temannya akhirnya ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam kondisi meninggal dunia.
Dan Pos Unit Siaga SAR Morotai M. Rizal mengatakan, pencarian hari kedua terhadap satu korban tersebut dimulai pukul 07.00 WIT, tim melaksanakan Breafing kemudian pukul 07.15 WIT, dilanjutkan melaksanakan pencarian dengan menggunakan perahu longboat masyarakat setempat.
Kata Dan Pos, sekitar pukul 08.15 WIT, Tim SAR Gabungan menemukan jasad korban pada titik Koordinat 02°16'58.77''N/128°38'39.49''E atau kurang lebih 200 meter dari bibir pantai Desa Bido. Korban kemudian dievakuasi ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
"Dengan ditemukannya korban maka operasi SAR selesai dan seluruh unsur yang terlibat dikembalikan ke kesatuan masing-masing disertai ucapan terima," katanya, Kamis (16/07/2026).
M. Rizal juga mengucapkan terimakasih dan apresiasi kepada pemerintah desa Bido dan masyarakat setempat yang telah berperan aktif dalam membantu proses pencarian sehingga korban dapat ditemukan dalam waktu kurang dari 24 jam.
Unsur yang terlibat, unit Siaga SAR Morotai, TNI AL, Polairud, BPBD Kabupaten Pulau Morotai, Pemerintah Desa Bido, Bhabinkamtibnas, Babinsa Setempat, Masyarakat Desa Bido dan Keluarga Korban.
Jumlah korban 3 orang, dua diantaranya dutemukan selamat, sementara satu korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Jumlah Korban 3 Orang. Dua korban ditemukan selamat yakni, Kristan Bilangua (16 thn) laki-laki, asal desa Meti, Halmahera Utara, Kristovel Fredik Bilangua (20 Thn) Laki-laki asal desa Meti, Halmahera Utara, sedangkan Jeit Oga (21 Thn) laki-laki adalah desa Meti, Halmahera Utara ditemukan dalam meninggal dunia. (Tim/Red).
