News

Cuaca Buruk, Harga Ikan Belum Stabil, Begini Penjelasan Kepala PPN Ternate

Sebarkan:

 

Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Ternate, Kamarudin

Ternate, ST - Cuaca buruk yang melanda perairan Maluku Utara dalam beberapa waktu terakhir berdampak langsung pada pasokan ikan di pasar. Akibatnya, harga sejumlah komoditas ikan konsumsi di Kota Ternate masih belum menunjukkan tanda-tanda stabil sejak awal Ramadan hingga pasca-Lebaran.

Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Ternate, Kamarudin, mengatakan kondisi harga ikan saat ini masih bertahan tinggi karena aktivitas melaut nelayan belum sepenuhnya pulih.

“Untuk harga ikan masih sama seperti sebelum Ramadan dan saat Hari Raya. Kapal-kapal saat ini baru bersiap untuk kembali melaut,” ujarnya, Senin (30/03/2026) kemarin. 

Ia memperkirakan, dalam sepekan ke depan pasokan ikan mulai kembali normal seiring membaiknya kondisi cuaca. Dengan demikian, harga di pasar diharapkan berangsur stabil.

“Mudah-mudahan dalam minggu ini sudah ada pendaratan ikan, sehingga pasokan bertambah dan harga bisa kembali stabil,” katanya.

Selama Ramadan hingga Idulfitri, harga ikan—terutama jenis cakalang—sempat menembus Rp35.000 per kilogram dan hingga kini belum mengalami penurunan signifikan.

“Sejak Ramadan sampai sekarang, harga cakalang di pasar masih di kisaran Rp35.000 per kilogram,” ungkap Kamarudin.

Meski demikian, ia optimis tren harga akan segera membaik. Indikasinya terlihat dari perubahan cuaca yang mulai bersahabat, sehingga kapal-kapal nelayan dapat kembali beroperasi.

“Kami harap ke depan harga ikan kembali normal karena cuaca sudah mulai membaik dan aktivitas penangkapan ikan bisa berjalan lagi,” tuturnya.

Sementara itu, stok ikan di fasilitas penyimpanan dingin (cold storage) PPN Ternate tercatat masih tersedia sekitar 17 ton. Jumlah tersebut terdiri atas 11,8 ton ikan dasar dan sekitar 600 kilogram ikan cakalang. (Tim/Red). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini