News

Dua Minggu Tidak Menikmati Air Bersih, Masyarakat Minta Pemda Halut Ambil Langkah Cepat

Sebarkan:

 

Ilustrasi air bersih

Halut, ST - Jelang bulan suci ramadhan Masyarakat di beberapa desa wilayah Kabupaten Halmahera Utara (Halut), mengeluhkan terganggunya pelayanan air bersih dari Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tobelo. 

Gangguan tersebut berdampak serius terhadap pemenuhan kebutuhan dasar warga, khususnya untuk konsumsi sehari-hari seperti makan dan minum. Salah satu wilayah yang terdampak adalah Desa Tabanoma dan Desa Akesahu, Kecamatan Kao Teluk. 

Warga setempat mengaku sudah hampir dua pekan tidak mendapatkan pasokan air bersih dari PDAM, sehingga harus mencari sumber air alternatif.

Muhrim Sagaf, perwakilan masyarakat, kepada media ini, Senin (26/01/2026), menyampaikan bahwa selama dua minggu terakhir warga di kedua desa tersebut mengalami kesulitan serius untuk mendapatkan air bersih, akibat tidak mengalirnya air dari PDAM. Akhirnya masyarakat terpaksa mengonsumsi air sungai untuk kebutuhan sehari-hari. 

"Sudah dua minggu ini kami masyarakat mengonsumsi air dari sungai. Untuk mengambil air, kami harus menggunakan sepeda motor atau mobil. Kalau tidak punya kendaraan, maka tidak ada air sama sekali selama dua minggu ini," ungkap Muhrim,

Kondisi tersebut dinilai sangat memberatkan masyarakat, terutama bagi warga yang tidak memiliki sarana transportasi. Selain itu, penggunaan air sungai untuk konsumsi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap kesehatan masyarakat.

Atas kondisi ini, lanjut Muhrim, masyarakat Desa Akesahu dan Tabanoma berharap Pemerintah Daerah Halmahera Utara dapat segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi permasalahan tersebut. 

"Mereka meminta pemda melakukan pengecekan langsung ke PDAM Tobelo guna mengetahui penyebab tidak berfungsinya layanan air bersih," katanya. 

"Harapan kami kepada Pemda Halut agar bisa segera mengambil langkah dan mencarikan solusi. Mengingat kita yang muslim akan memasuki bulan suci ramadhan dan faktor utama untuk melaksanakan ibadah puasa adalah air. Kami juga bagian dari wilayah Halmahera Utara, jadi mohon untuk diperhatikan agar kami bisa kembali menikmati air bersih seperti sebelumnya," pungkasnya.

Hingga berita ini dipublikasikan, Pemerintah Daerah Halmahera Utara dan pihak PDAM Tobelo belum dapat dihubungi untuk dimintai keterangan terkait keluhan tersebut. (Min).

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini