Kepala DPPPA Provinsi Maluku Utara, Dra. Hairiah
Ternate, ST - Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Maluku Utara tengah memperkuat komitmen perlindungan masyarakat melalui empat program inovatif "Ceria, DPPPA Menyapa, Kolikie, dan Konseling Keliling".
Kepala DPPPA Provinsi Maluku Utara, Dra. Hairiah, menyatakan bahwa program-program ini dirancang untuk menyentuh langsung akar persoalan di masyarakat. Saat ini, pihaknya sedang mematangkan tahap implementasi berdasarkan hasil riset yang telah dilakukan.
Salah satu program yang menjadi ujung tombak adalah DPPPA Menyapa. Program ini menyasar institusi pendidikan sebagai langkah preventif terhadap berbagai bentuk tindak kekerasan.
"Biasanya melalui 'DPPPA Menyapa', kami turun langsung ke sekolah-sekolah setiap hari Kamis dan Jumat. Tujuannya adalah memberikan edukasi mendalam mengenai pencegahan kekerasan serta memberikan motivasi terkait masa depan anak-anak," ujar Hairiah. Senin (11/05/2026).
Hairiah, menekankan bahwa kunci kemajuan bangsa terletak pada kesejahteraan keluarga, khususnya pada aspek pemberdayaan perempuan dan keamanan anak.
"Prinsip kami jelas jika perempuan berdaya dan anak-anak terlindungi, maka secara otomatis Indonesia akan maju. Pemberdayaan dan perlindungan adalah dua sisi mata uang yang tidak bisa dipisahkan untuk masa depan Maluku Utara," pungkasnya.
Dengan adanya program seperti Kolikie dan Konseling Keliling, DPPPA berharap akses masyarakat terhadap layanan pengaduan dan bantuan psikologis menjadi lebih mudah dan menjangkau hingga ke wilayah pelosok. (Tim/Red).
