News

Program BSPS Tahun 2025 di Maluku Utara Selesai: 674 Unit Rumah Swadaya Berhasil Dirampungkan

Sebarkan:

 

Foto bersama usai kunjungi salah satu rumah yang telah rampung

Ternate, ST - Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun Anggaran 2025 di Provinsi Maluku Utara telah resmi rampung. Total 674 unit rumah swadaya berhasil diselesaikan di seluruh wilayah provinsi tersebut.

‎Dari jumlah keseluruhan itu, Kota Ternate mencatat realisasi kunjungan dan penyaluran bantuan sebanyak 126 unit, menjadikannya salah satu daerah dengan capaian tertinggi dalam pelaksanaan program tahun ini.

‎Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Swadaya, PSU dan Kawasan Permukiman Provinsi Maluku Utara, Ajeng Citra Triyuniarthi, menyatakan bahwa penyelesaian target 674 unit ini merupakan hasil kerja keras tim teknis, fasilitator lapangan, serta partisipasi aktif masyarakat penerima bantuan.

‎“Kami sangat mengapresiasi kerja sama semua pihak. Program BSPS 2025 ini berhasil diselesaikan tepat waktu dan tepat sasaran. Ini membuktikan bahwa dengan pendampingan yang baik, masyarakat mampu membangun atau memperbaiki rumah layak huni secara swadaya," ujarnya, Kamis (26/02/2026).

Ia, menyatakan bahwa ‎BSPS merupakan program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang memberikan bantuan stimulan dana kepada masyarakat berpenghasilan rendah untuk memperbaiki Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). 

"Bantuan difokuskan pada peningkatan kualitas rumah dari segi struktur, kesehatan, keselamatan, kenyamanan, serta akses air bersih dan sanitasi dasar," ucapnya. 

Kata Ajeng, ‎pelaksanaan di Maluku Utara dikoordinasikan oleh Balai Pelaksanaan Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Sulawesi I. 

"Proses verifikasi, pendataan, hingga pembayaran dilakukan secara transparan untuk memastikan bantuan benar-benar sampai ke tangan yang berhak," katanya.

‎Ajeng menambahkan, bahwa keberhasilan program tahun 2025 ini diharapkan menjadi modal penting bagi Provinsi Maluku Utara dalam menurunkan angka backlog perumahan dan permukiman kumuh di wilayah kepulauan yang secara geografis cukup menantang. (Tim/Red). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini