News

Pasien dan Keluarga Pasien Sesal Pemberlakuan Pendaftaran Data Online Melalui Aplikasi JKN Mobile

Sebarkan:

 

pasien dan keluarga pasien berbondong-bondong datangi petugas untuk meminta penjelasan

Ternate, ST - Para pasien dan pengunjung resah pengurusan data online di RSUD Dr. H. Chasan Boesoirie Ternate melalui aplikasi JKN Mobile. 

Pantauan, media di lapangan, Senin (20/10/2025), pukul 10.15 Wit, banyak pasien dan keluarga pasien ramai-ramai mempersoalkan pandaftaran data online di petugas, hingga terjadi keributan karena merasa tidak paham dan rumit saat petugas memberikan penjelasan. 

Salah satu keluarga pasien, enggan disebutkan namanya, ketika di konfirmasi awak media di tengah-tengah pengurusan di RSUD Ternate, mengatakan bahwa baru pertama mengetahui bahwa ada pendaftaran data online begini dengan melalui aplikasi JKN Mobile. 

"Kami baru dengan pendaftaran data online begini, yang biasa nya dari kemarin-kemarin kami melakukan pemeriksaan itu secara langsung (manual), jadi tidak susah-susah," ujarnya. 

Ia sesalkan bahwa penerapan pendaftaran data online seperti ini, sebagai masyarakat yang tidak paham dan tidak miliki Handphone (HP) harus di paksakan.?. 

"Sebelum itu harus di sosialisasi dulu, baru bisa langsung terapkan, kan tidak semua miliki HP kan, jadi memang setengah mati pengurusan seperti ini," sesalnya.

Sementara, salah satu pasien di RSUD yang juga enggan disebutkan namanya, saat datang untuk melakukan pengobatan sebagai pasien rawat jalan, Ia, mersasa kesal dengan pemberlakukan pendaftaran data secara online. 

"Itu dari kemarin-kemarin saya melakukan pemeriksaan sampai 2 kali itu, tinggal sidik jari langsung ambil nomor antrian, tapi saya datang hari ini untuk lakukan pemeriksaan ketiga, saya mau sidik jari untuk ambil nomor antrian, langsung di suruh petugas daftar online dulu," ucapnya. 

Lanjutnya, saat dirinya menanyakan cara pendaftarannya, para petugas menyusun untuk download aplikasi JKN, sementara para petugas tidak nanya apakah ada handphone atau tidak. 

"Jadi memang kami lebih keterbiasaannya sudah daftar secara langsung, jadi lebih asyik nya begitu, dari pada daftar online yang kami tidak mengerti apa-apa," tegasnya. 

Salah satu petugas RSUD, ketika di konfirmasi, menyampaikan bahwa penerapan pendaftaran data online ini sudah berjalan berkisar setahun lebih. 

"Jadi mungkin sosialisasinya belum begitu mayang, akhirnya ketika di lapangan seperti ini," katanya. (Tim/Red). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini