Masa aksi berorasi di depan Kantor PT. ANTAM
Ternate, ST - Aksi demonstrasi yang digelar Gerakan Pemuda Mahasiswa (GPM) Maluku Utara bersama Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) di depan kantor PT Aneka Tambang Tbk, Kelurahan Dufa-Dufa, Kecamatan Ternate Utara, Senin (18/05/2026), nyaris berujung ricuh.
Aksi yang awalnya berlangsung damai mendadak memanas setelah terjadi insiden saling dorong antara massa aksi dan sejumlah pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT. ANTAM yang berada di lokasi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, massa aksi datang membawa tuntutan terkait dugaan penyimpangan proyek dan persoalan Perusda PCM di Kabupaten Halmahera Timur. Mereka melakukan orasi secara bergantian sambil membentangkan spanduk tuntutan di depan kantor Antam.
Namun, situasi berubah tegang ketika beberapa pegawai perusahaan diduga mencoba membubarkan massa secara paksa dengan mendorong peserta aksi yang sedang menyampaikan aspirasi.
Tindakan tersebut memicu reaksi dari massa demonstran sehingga aksi saling dorong tak terhindarkan. Suasana sempat memanas dan nyaris terjadi adu fisik di depan area kantor perusahaan.
“Kami datang melakukan aksi damai dan menyampaikan aspirasi secara terbuka, tetapi justru mendapat tindakan dorongan secara paksa dari pihak pegawai,” ujar salah satu peserta aksi di lokasi.
Massa aksi menilai tindakan tersebut mencederai kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum yang dijamin undang-undang.
Beruntung aparat keamanan yang berjaga cepat turun tangan melerai ketegangan sehingga bentrokan fisik berhasil dihindari. Setelah situasi kembali kondusif, massa melanjutkan aksi secara bergantian dengan pengawalan ketat aparat kepolisian.
Dalam aksi itu, demonstran tetap mendesak Kejaksaan Tinggi Maluku Utara segera mengusut dugaan penyimpangan terkait proyek strategis dan tata kelola Perusda PCM yang disebut merugikan negara.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak PT Aneka Tambang Tbk belum memberikan keterangan resmi terkait insiden dorong-mendorong antara pegawai perusahaan dan massa aksi tersebut (Tim/Red).
