News

Ini Tanggapan dan Penjelasan Anggota DPRD Tidore Atas Tudingan Keterlibatan SIM Palsu

Sebarkan:

 

Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Kasman Ulidam

Tidore, ST - Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Kasman Ulidam, angkat bicara terkait polemik dugaan penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) palsu yang menyeret namanya.

Kasman, membantah tudingan bahwa dirinya menjadi pihak yang mengatur maupun mencetak SIM bagi peserta pelatihan.

“Perlu saya tegaskan, SIM itu bukan lahir dari saya dan bukan saya yang mencetak,” kata Kasman kepada media ini, Sabtu (16/05/2206). 

Kasman, menjelaskan, persoalan tersebut bermula dari komunikasi antar teman yang saling meminta bantuan. Karena, menurut dia, tidak ada program khusus maupun kepentingan pribadi dalam kegiatan tersebut.

“Kalau itu program saya atau jatah saya, tentu saya yang pegang dan atur langsung. Faktanya tidak seperti itu,” ujarnya.

Kasman juga menepis anggapan bahwa dirinya memiliki kewenangan dalam proses penerbitan SIM hanya karena berstatus anggota DPRD.

“Jangan karena saya anggota DPRD lalu semua dikaitkan dengan saya. Apa hubungannya DPRD dengan proses penerbitan SIM? Itu harus dipahami,” ucapnya. 

Menurut Kasman, kegiatan yang dilakukan sejatinya merupakan pelatihan keterampilan bagi masyarakat dengan tujuan meningkatkan kompetensi dan membantu menekan angka pengangguran.

“Saya punya kewajiban membantu masyarakat melalui pelatihan keterampilan dan peningkatan kompetensi, bukan mencetak SIM,” tegasnya.

Kasman mengaku kecewa karena persoalan tersebut berkembang menjadi spekulasi liar di tengah masyarakat.

“Kalau hanya membangun isu dan spekulasi, itu jahat. Jangan membentuk opini seolah-olah saya dalang dari semua ini, padahal faktanya tidak demikian,” ujar Kasman. (Tim/Red). 

Sebarkan:
Komentar

Berita Terkini