Flayer kegiatan
Ternate – Gerakan literasi di kalangan pelajar Kota Ternate terus digalakkan melalui berbagai kegiatan kreatif dan edukatif. Salah satunya melalui Lomba Cipta dan Baca Puisi serta Lomba Desain Poster tingkat SMP/MTs se-Kota Ternate yang digelar di ruang komunitas Cabu Literasi Rempah, Sua, dan Nomat, Cagar Budaya Benteng Oranje, Minggu (13/9).
Kegiatan yang mengusung tema “Gerakan Literasi Milenial Cerdas Hindari Narkoba” tersebut menjadi wadah bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas sekaligus mendapatkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkotika.
Inisiator kegiatan, Dr. Nurlaela Syarif, mengatakan dukungan berbagai pihak sangat penting dalam membangun karakter generasi muda yang cerdas, kreatif, dan mampu menjauhi pengaruh buruk narkoba.
“Bersyukur kegiatan ini meski singkat mendapat dukungan serta kehadiran Bunda Literasi Maluku Utara, Yunda Rusni Sarbin, Kepala BNNP Maluku Utara, Kepala Dinas Pendidikan Kota Ternate, Kementerian Agama Kota Ternate, para kepala sekolah SMP/MTs di Kota Ternate, dan semua pihak yang sangat berarti bagi kelancaran acara ini,” ujarnya.
Menurutnya, kolaborasi tersebut diharapkan dapat melahirkan generasi muda Kota Ternate yang tidak hanya memiliki kemampuan literasi, tetapi juga berkarakter dan memiliki kesadaran terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba.
Rangkaian kegiatan dibagi dalam dua sesi. Sesi pertama berlangsung pukul 16.30–18.00 WIT berupa tinjauan sekaligus pelaksanaan lomba di kawasan Cagar Budaya Benteng Oranje.
Sementara sesi kedua berlangsung pukul 20.30–21.00 WIT, yang diisi dengan acara penutupan dan penyerahan hadiah kepada para pemenang yang dilakukan langsung oleh Bunda Literasi Maluku Utara.
Ketua Cabu Literasi Rempah, Erita Fitrana, mengatakan kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi sejumlah komunitas dalam menciptakan ruang positif bagi pelajar.
“Kami mewakili komunitas Cabu Literasi Rempah bersyukur gayung bersambut. Bersama Komunitas Kopi Sua, Komunitas Nomat Musik, dan Komunitas Kanvas Ternate, kami digandeng oleh Ibu Dewan Nurlaela Syarif, Bunda Literasi Provinsi Maluku Utara Ibu Hj. Rusni Sarbin, serta Kepala BNNP Malut Brigjen Pol. Mirzal Alwi, untuk membangun ruang dan waktu positif bagi pelajar di Kota Ternate,” katanya.
Ia menambahkan, gerakan literasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung implementasi peraturan daerah terkait gerakan literasi serta pencegahan bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di kalangan pelajar.
Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap para pelajar dapat semakin aktif berkarya, meningkatkan kemampuan literasi, sekaligus memiliki pemahaman yang lebih baik tentang bahaya narkoba sehingga mampu memberikan dampak positif bagi lingkungan dan daerah. (Tim/Red).
